Lewati Deadline, Tenda PKL Karang Asam Dibongkar

01 June 2016, 07:15:13

Lewati Deadline, Tenda PKL Karang Asam Dibongkar

Sekitar 100 personel diturunkan dalam penertiban kali ini yang dipimpin Kepala Satpol PP kota Samarinda, Makmun Andi Nuhung. Petugas langsung meringsek masuk ke area pedagang. Sempat terjadi dialog antara petugas dengan pedagang yang rata-rata adalah penjual buah tersebut. Namun alasan pedagang tidak digubris aparat. Petugas langsung merobohkan tenda-tenda yang berdiri.

Selain untuk menjaga kebersihan dan keindahan Kota Samarinda, penertiban kali ini, untuk membantu proses pembersihan sekitar areal masjid yang rencananya akan membuat paping untuk lahan parkir. Pihak Satpol PP beberapa hari sebelumnya sudah melakukan sosialisi kepada para pedagang untuk mebersihkan dan membongkar tenda-tenda yang berdiri. Pembongkaran paling lambat dilakukan Minggu, 29 Mei 2016. Namun hingga Senin lalu, pedagang masih saja berjualan. Akhirnya tindakan tegas pun diambil oleh Satpol PP Kota Samarinda.

“Kita sudah berikan peringatan Kamis (27/5) lalu agar tenda tenda PKL sudah bersih paling lambat Minggu. Tapi tidak diindahkan. Maka hari ini (30/5)  kita tindak tegas. Ini adalah perintah wali kota,” ucap Makmun. pedagang yang kaget didatangi petugas Satpol PP, hanya bisa pasrah saat satu persatu tenda mereka dibongkar dan diangkut menggunakan truk yang sudah dipersiapkan. Tidak ada perlawanan dari para pedagang saat itu.
Rasa kecewa dan sedih terpancar dari raut para pedagang saat lapaknya dibongkar. Terlebih yang tidak bisa menyelamatkan barang dagangannya.

 

Sebenarnya para pedagang menyadari sudah diberikan peringatan, namun dikarenakan kejadian tak terduga, para PKL tidak jadi membongkar lapaknya. “Kami siap bekerja sama dengan Satpol PP untuk membongkar sendiri tenda-tenda kami. Namun karena ada kendala, salah satu anggota pedagang ada orangtuanya yang meninggal, kami tidak bisa membongkar pada hari terakhir itu,” ucap Rasyid, Wakil Koordiator PKL. 

Sumber: Samarinda Pos